Article

Sampaikan Visi Politik Anda dengan Desain Branding Kampanye!

Sebuah branding kampanye politik dapat berfungsi sebagai pengikat pesan yang disampaikan tokoh politik kepada masyarakat. Aktivitas branding adalah upaya membangun citra positif, sehingga dengan desain branding yang tepat, sebuah kampanye tokoh politik dapat dengan mudah appealing/menarik bagi segmen masyarakat yang dituju. Selain itu, pesan yang disampaikan pun dapat terbantu lebih mudah dipahami, seperti “Siapakah Anda? Apa yang Anda perjuangkan? Bagaimana rencana kerja Anda nanti?”

Di Indonesia, aktivitas branding untuk sebuah kampanye politik masih tergolong hal yang baru. Namun, di negara lain, terutama Amerika, aktivitas branding dalam sebuah kampanye politik sudah dipraktekkan sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Kali ini, IS Creative akan menyajikan serangkaian contoh aktivitas branding kampanye politik dari beberapa kancah politik di dunia. Ikuti selengkapnya dalam artikel berikut ini:

1. Hillary Clinton

Hillary Clinton yang beberapa waktu lalu mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika dari partai Demokrat, memiliki konsep branding tersendiri. Selain melakukan aktivitas kampanye ke berbagai wilayah di beberapa wilayah Amerika, ia pun memiliki logo dan 85 slogan khusus yang terwakili dengan #I'mWithHer. Slogan tersebut dimaksudkan bahwa Hillary adalah bagian dari rakyat Amerika yang sedang sama-sama berjuang bersama rakyat.

Hillary memiliki logo berbentuk huruf H dengan panah ke kanan berwarna biru dan merah. Penggunaan warna biru dan merah dianggap lazim, sebab warna tersebut merupakan representasi bendera Amerika. Meski logo milik Hillary dianggap tidak terlalu fenomenal, namun bentuk sederhananya tetap mudah dikenali. Pencalonan Hillary pun menyajikan kesempatan yang layak bagi Amerika Serikat untuk memiliki presiden perempuan yang pertama kalinya.

hillary-clinton

Logo ini berarti bahwa Hillary mengajak seluruh masyarakat Amerika berubah demi Amerika yang lebih maju
Source: link

hillary-clinton

#I'mWithHer
Source: link

hillary-clinton

Penerapan logo Hillary
Source: link

hillary-clinton

Huruf-huruf yang dibuat dengan konsep logo Hillary
Source: link

hillary-clinton

Atribut kampanye Hillary
Source: link

hillary-clinton

Salah satu pendukung Hillary membawa atribut kampanye
Source: link

hillary-clinton

Hillary saat berkampanye di depan masyarakat Amerika
Source: link

2. Gankhuyag Khassuuri

Pebisnis dari Mongolia ini mantap mencalonkan diri menjadi salah satu kandidat anggota parlemen Mongolia. Ia merupakan satu dari 498 kandidat yang memperebutkan 76 kursi parlemen. Khassuuri berpendapat bahwa Mongolia adalah negara yang kaya, namun banyak anggota parlemen kaya yang mengorbankan kepentingan rakyat sipil demi kepentingan mereka.

Kampanye Khassuuri merupakan salah satu contoh penerapan desain yang konsisten, terlihat dari penerapan warna birunya dan penggunaan typeface yang sama pada keseluruhan desain atribut kampanye. Meski tidak memiliki slogan ataupun logo khusus pada kampanyenya, Khassuuri sangat ingin menjadi bagian dari rakyat seperti yang terlihat dalam website dan social media-nya.

gankhuyag-khassuuri

Desain atribut kampanye Khassuuri, berupa brosur dan kartunama
Source: link

gankhuyag-khassuuri

Baju pendukung Khassuuri, memiliki warna biru dengan pesan dan typeface yang sama dengan atribut kampanye lainnya
Source: link

gankhuyag-khassuuri

Bus dengan desain kampanye Khassuuri
Source: link

gankhuyag-khassuuri

Tampilan website milik Khassuuri
Source: link

gankhuyag-khassuuri

Beragam bentuk post terkait kampanye Khassuuri di berbagai social media seperti Facebook dan Twitter
Source: link
"I don't have an offshore account. I have nothing to hide and I'm one of you and not one of them."

Gankhuyag Khassuuri - Calon anggota parlemen Mongolia

3. Barrack Obama

Change we can believe in, adalah slogan pada kampanye Obama pada saat Pilpres Amerika 2008 lalu. Di dalam slogan tersebut terdapat sebuah misi Involvement through Empowerment atau keterlibatan melalui pemberdayaan. Kampanye Obama ini disebut-sebut sebagai kampanye politik pertama dalam sejarah yang benar-benar memanfaatkan kekuatan social media untuk menyebarkan berita, mengumpulkan dukungan, dan membuat orang terlibat.

barrack-obama

Poster Obama Hope, penggunaan desain seperti dalam poster ini pun sempat hits di Indonesia
Source: link

barrack-obama

Slogan pada kampanye Obama tahun 2012
Source: link

barrack-obama

Source: link

barrack-obama

Tampilan website Obama
Source: link

barrack-obama

Desain atribut kampanye Obama 2012
Source: link

barrack-obama

Desain atribut kampanye Obama 2008
Source: link

barrack-obama

Kampanye Obama pada 2008
Source: link

barrack-obama

Kampanye Obama pada 2012
Source: link

barrack-obama

Kantor tim sukses kampanye Obama 2012
Source: link

barrack-obama

Slogan Obama di beberapa sudut Amerika pada kampanye 2012 lalu
Source: link

barrack-obama

Poster kampanye Obama dipasang di San Salvador
Source: link

Pada 2012, tim kampanye Obama mengembangkan strategi baru, memperbarui logo (visual identity), dan merancang barackobama.com baru. Mereka juga membuat video khusus yang dirancang untuk menguatkan dukungan rakyat, membantu mereka merasa lebih terlibat dalam pemilu, dan lebih dekat kepada Presiden.

4. Jokowi - Ahok

Jokowi dan Ahok menggunakan baju kotak-kotak dengan dominasi warna merah sebagai ciri khas mereka dalam kampanye Calon Gubernur 2012 lalu. Biarpun fenomena baju kotak-kotak Jokowi-Ahok adalah sebuah branding yang sangat efektif, belakangan diketahui bahwa hal tersebut bukan merupakan langkah yang disengaja oleh tim suksesnya. Jokowi mengharapkan dana penjualan baju kotak-kotak ciri khasnya menjadi sumber dana kampanye, sehingga mereka tidak perlu melibatkan pihak lain dalam persoalan dana.

Beberapa pihak menilai bahwa kampanye Jokowi - Ahok memiliki inovasi dalam branding. Kemeja kotak-kotak dianggap mampu membangun jiwa kebangsaan dengan semangat yang positif. Selain itu, merekamampu menyelaraskan semua "medan perang", mereka mampumemperebutkan dukungan secara langsung dengan mendatangi rakyat, mereka pun menyelaraskan kampanye mereka melalui iklan dan melalui social media.

jokowi-ahok

Logo dan slogan kampanye Jokowi-Ahok pada Pilgub 2012
Source: link

jokowi-ahok

Poster kampanye yang menampilkan Jokowi dan Ahok beserta logo dan slogan
Source: link

jokowi-ahok

Source: link

jokowi-ahok

Source: link

jokowi-ahok

Source: link

jokowi-ahok

"Jakarta Baru"
Source: link

jokowi-ahok

Desain Jokowi-Ahok yang dibuat oleh masyarakat
Source: link

jokowi-ahok

Desain Jokowi-Ahok yang dibuat oleh masyarakat (2)
Source: link

jokowi-ahok

Jokowi-Ahok saat berkampanye
Source: link

jokowi-ahok

Boneka Jokowi-Ahok
Source: link

Sebuah branding dapat diterapkan ataupun dilakukan tidak hanya terhadap sebuah produk, jasa, atau perusahaan saja, namun branding juga dapat digunakan untuk sebuah aktifitas seperti kampanye politik dan sosial. Dengan tujuan yang positif, desain yang terarah dan berfungsi secara efektif, branding mampu mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk melakukan perubahan yang lebih baik.

"Sebuah desain branding itu sangat powerful, karena dengan mudah kita bisa memberi asumsi pada publik. Dengan tujuan yang baik, kita dapat mengedukasi dan mengajak masyarakat luas untuk melakukan sesuatu yang positif."

Irvan Subekti - IS Creative
Permalink


IS Creative

About the author

IS Creative

IS Creative adalah sebuah agensi kreatif multi-disiplin yang fokus kepada komunikasi visual, desain identitas brand/merek, dan juga multimedia. Kami telah membantu banyak klien-klien untuk mencapai tujuan bisnis mereka dan meningkatkan kualitas citra brand/merek mereka dalam berbagai macam hal. IS Creative selalu berusaha sebaik mungkin untuk menghasilkan karya-karya yang unik dan berkualitas pada setiap proyek kami.