Article

12 Best Indonesian Brand Slogans Part II

Beberapa waktu lalu, IS Creative membagikan sebuah artikel yang membahas tentang 12 slogan terbaik di Indonesia. Slogan-slogan tersebut umumnya menggunakan bahasa yang sederhana dan unik, sehingga menjadikannya mudah diingat dan akrab di telinga masyarakat Indonesia. Kali ini IS Creative akan kembali mengulas tentang slogan-slogan terbaik yang tak kalah populer dengan 12 slogan sebelumnya. Berikut slogan terbaik produk-produk Indonesia versi IS Creative:

1. Go Ahead (A Mild)

go-ahead

A Mild merupakan rokok rendah nikotin pertama di Indonesia yang diluncurkan pada tahun 1989. Rokok yang dikenal sebagai rokok premium ini memiliki beberapa slogan, diantaranya "How Low Can You Go", "Bukan Basa-Basi", "Others Can Only Follow", "Tanya Kenapa?", "Pilihan Gue", dan "Go Ahead" yang digunakan pada 2009 hingga sekarang. 

talk-less-do-more

A Mild disebut-sebut mencapai puncak kejayaannya pada era dimana slogan "Go Ahead" ini digunakan. Dalam kalimat "Go Ahead" tersimpan ajakan untuk bisa bebas melakukan sesuatu yang kita sukai tanpa rasa ragu, serupa dengan slogan "Talk Less Do More" milik A Mild pada tahun 2003. Slogan yang ditujukan bagi anak muda ini dinilai beberapa pihak bersifat frontal dan provokatif, dalam arti positif mendorong anak muda untuk berani mengambil tindakan. Slogan ini sangat mengena terutama bagi anak muda yang sedang dalam masa mencari jati diri. 

pria-punya-selera

Jika slogan A Mild dan Clas Mild ditujukan lebih kepada anak muda dan pemuda pekerja, tidak demikian dengan Gudang Garam International. Gudang Garam dengan "Pria Punya Selera"nya ini dipersembahkan untuk para perokok dewasa yang menghargai seni menikmati sigaret kretek.

2 . Bongkar! Bongkar Kebiasaan Lama, Top Kopi Kopinya Orang Indonesia (TOP Coffee)

bongkar

"Bongkar! Bongkar! Bongkar!"

Tiga kalimat tersebut cukup sering terdengar dari seorang pria bersuara berat yang khas pada tahun 2012 silam. Sosok Iwan Fals sebagai seorang seniman nasionalis rupanya cukup sukses mempengaruhi masyarakat Indonesia untuk menjadi sosok yang nasionalis dan mencintai produk dalam negeri. Ia dipilih menjadi brand ambassador karena dianggap memiliki kesamaan karakter dengan Top Coffee yang idealis dan fenomenal.

Kata "Bongkar" yang diucapkannya secara berulang dalam slogan ini bermakna penegasan bagi masyarakat Indonesia agar memiliki keberanian untuk beralih ke produk lokal. Dalam hal ini, Top Kopi adalah produk lokal berupa kopi yang paling tepat untuk dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

3. Memang Beda (tvOne)

Sebelum berganti nama menjadi tvOne, stasiun televisi swasta yang didirikan pada 2002 ini dulu bernama LaTivi. Program yang dimilikinya berupa program yang bersifat klenik, erotisme, berita kriminal, dan hiburan ringan lainnya. Pada 2008, LaTivi resmi berganti nama menjadi tvOne yang memiliki komposisi program acara 70% berita, sisanya berupa program olahraga dan hiburan. Dengan slogannya "Memang Beda", tvOne karena ingin selalu menjadi yang ter-update dalam mengabarkan kepada masyarakat Indonesia terkait perkembangan Indonesia dan dunia.

"Sebagaimana slogan TVOne (TVOne, Memang Beda-Red), kami berusaha untuk menunjukkan bahwa kami memang berbeda dibandingkan stasiun TV yang lain. Karena itu, kami mengusung tema POLITAINMENT, dengan maksud menampilkan berita secara ringan dan menghibur, tapi tetap cerdas dan informatif."

Tina Thalisa - seperti dikutip dari fisip.unair.ac.id dalam Diskusi Umum di FISIP Universitas Airlangga

Sayangnya, slogan yang berarti positif ini justru banyak disalahartikan oleh beberapa pihak. "Memang Beda" diartikan berbeda dalam melihat sisi yang lain dari suatu peristiwa, misalnya dalam Pilpres 2015 lalu.

knowledge-to-elevate

Satu lagi stasiun televisi swasta yang memiliki slogan tak kalah menarik. Mengusung slogan "Knowledge to Elevate" pada tahun 2010, Metro TV bermaksud untuk memberikan kontribusi bagi bangsa Indonesia melalui program-program berkualitas dan mengedukasi. Perubahan slogan ini juga diikuti dengan perubahan internal perusahaan, yakni perubahan dalam sikap dan kedisiplinan karyawan. Kedisiplinan ini diyakini dapat mengasilkan program-program yang lebih baik.

"Knowledge to Elevate itu artinya kita menjadi full vector, menjadi pihak yang ikut mengangkat yang meng-elevate pengetahuan dari masyarakat. Itulah sebenarnya esensi paling besar. Ini pekerjaan yang tidak mudah."

Suryopratomo, Direktur Pemberitaan Metro TV - metrotvnews.com

4. Setia Setiap Saat (Rexona)

setia-setiap-saat

Brand deodorant yang diciptakan pada 1908 oleh pasangan ahli farmasi asli Australia ini merupakan brand deodorant No.1 yang diakui dunia. Di Indonesia, slogan Rexona "Setia Setiap Saat" telah lama dikenal, meski tidak diketahui secara pasti sejak tahun berapa slogan tersebut digunakan. Pada zaman dahulu, masalah keringat dan bau badan adalah masalah yang tabu untuk dibicarakan, sehingga orang menjadi sangat tidak percaya diri. Rexona kemudian hadir menjawab permasalahan tersebut, hingga akhirnya orang-orang kembali percaya diri untuk tampil kapan pun, dimana pun.

5. Kokoh Terpercaya (Semen Tiga Roda)

kokoh-tak-tertandingi

Semen yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh HeidelbergCement Group yang berbasis di Jerman ini menjanjikan performa dalam produknya melalui slogan “Kokoh Terpercaya”. Kokoh karena kualitas semen yang dihasilkannya sangat baik, bahkan memiliki tingkatan kelas dimana semakin tinggi kelasnya, semakin bagus kualitasnya. Terlebih lagi, Semen Tiga Roda merupakan pionir beton cor di tanah air, sehingga Semen Tiga Roda semakin dipercaya.

Tak hanya semen Tiga Roda, Semen Gresik yang kini berubah nama menjadi Semen Indonesia ini pun pernah menggunakan slogan yang nyaris sama, yakni “Kokoh Tak Tertandingi!”. Dalam satu sumber menyebutkan bahwa penggunaan kata “Kokoh” dalam slogan semen adalah sesuatu yang aneh karena memang sudah seharusnya semen merupakan produk yang kokoh. Slogan “Kokoh” ini terkesan tidak menyebutkan keunikan produknya.

6. Gantinya Ngopi! (Kopiko)

gantinya-ngopi

Slogan yang diciptakan pada tahun 1986 ini hingga sekarang masih sangat akrab di telinga kita, begitupula jingle khas yang mengiringinya, “Bila Anda ngantuk tak sempat ngopi, ambil saja Kopiko”. Kopiko diciptakan sebagai penghilang kantuk yang instan, saat kita berada dalam kondisi tak sempat menyeduh kopi lantaran sedang di perjalanan atau tak ada air hangat untuk menyeduh sesachet kopi.

yang-itu-kuno-yang-ini-kino

Dengan slogannya, Kopiko adalah brand permen yang menguasai pasar pada era 90-an. Namun, Kopiko rupanya lengah karena tak mengantisipasi adanya kompetitor. Kino muncul saat krisis moneter melanda Indonesia pada 1998 dengan slogan yang dibawakan Joshua dengan sangat khas, ”Yang itu Kuno, yang ini Kino” dan “Begitu ada Kino, yang lain jadi Kuno.” Kino adalah soft candy, dan saat itu belum pernah ada soft candy rasa kopi. Jadi, Kino menciptakan pasar ceruk baru yang belum ada pesaing.

manis-asam-asin-rame-rasanya

Lain Kopiko dan Kino, lain pula Nano Nano. Permen yang juga menjadi tren di era 90-an ini memiliki slogan,"Manis, Asam, Asin, Rame Rasanya" yang juga menjadi khas karena jinglenya. Permen yang dengan 3 paduan rasa ini akhirnya tidak hanya diingat masyarakat karena keunikan rasa dan slogannya, tapi juga disebut mereknya untuk mengekspresikan kondisi hati. Misalnya saja, "Rasanya nano nano nih waktu dilamar sama si dia", dalam hal ini Nano Nano diartikan sebagai kondisi dimana semua perasaan campur aduk menjadi satu. Selain itu, ada pula yang mempersepsikan bahwa nano nano berarti perasaan saat menjalani aneka warna dalam hidup.

7 . Semakin di Depan (Yamaha)

semakin-di-depan

Slogan yang memiiliki semangat mengeksplorasi teknologi otomotif dan mengekspresikan kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan ini rupanya berhasil merebut perhatian dan hati masyarakat Indonesia. Tidak hanya itu, dengan volume dan pangsa pasar di Indonesia begitu besar, Yamaha sangat senang dan dengan bangga memasang tulisan "Semakin di Depan" di kostum balap Rossi. Slogan lain yang juga dapat merebut perhatian masyarakat Indonesia sebagai alat transportasi keluarga adalah Kijang dari Toyota dengan slogannya, "Kijang, Memang Tiada Duanya".

kijang-tiada-duanya

8. Cintailah Produk-Produk Indonesia (Maspion)

cintailah-produk-produk-indonesia

Gencarnya produk-produk elektronik dan rumah tangga buatan China dan Jepang yang membanjiri Indonesia, tidak membuat Maspion patah semangat untuk terus maju memperkenalkan produk-produk dalam negeri. Maspion ingin membuktikan bahwa produk lokal tidak kalah kualitasnya dengan produk luar. Slogan ini dipopulerkan oleh Alim Markus, CEO Maspion Group yang juga menggandeng artis senior Indonesia, Titiek Puspa. Belum banyak yang tahu bahwa brand yang meraih predikat "The Indonesian Original Brands 2010" dari majalah Swa ini sebenarnya mempunyai arti M (mengajak), A (anda), S (selalu), P (percaya), I (industri), O (olahan), dan N (nasional). Unik bukan? 

9. Ketombe? Siapa Takut! (Clear)

ketombe-siapa-takut

Clear merupakan ahli dalam bidang kesehatan kulit kepala, terutama ketombe. Slogan "Ketombe? Siapa Takut!" merupakan jawaban untuk masalah umum masyarakat Indonesia yang disebabkan oleh kelembaban iklim tropis yang memicu timbulnya ketombe. Saat itu, ketombe seakan menjadi permasalahan berat yang efeknya bisa menurunkan tingkat kepercayaan diri seseorang. Diluncurkan sejak 1975, Clear konsisten dengan persoalan ketombe dan selalu melakukan aktivasi serta inovasi produknya agar selalu cocok dengan pasar yang dituju. Tidak hanya memproduksi satu jenis anti ketombe, Clear mengembangkan shampoo anti ketombenya dengan berbagai varian yang disesuaikan dengan beragam masalah seputar ketombe. Terbukti, Clear mengalami peningkatan penjualan yang konsisten dari tahun ke tahun.

10. Nyamuk Sini Cuma Takut Tiga Roda (Tiga Roda)

nyamuk-sini-cuma-takut-tiga-roda

Slogan yang diciptakan oleh Subiakto Priosoedarsono ini menjadi fenomenal karena pada jamannya membuat market share Baygon mengkerut dari 90% menjadi tinggal 15% saja. Nyamuk dimanapun asal disitu terdapat Tiga Roda, maka dijamin akan kabur, begitulah kira-kira pesan yang ingin disampaikan oleh Tiga Roda kepada calon konsumennya. Namun sayangnya, kemajuan ini tidak dibarengi dengan inovasi produk. Tiga Roda tetap bertahan dengan obat nyamuk bakarnya, sedangkan kompetitornya, Baygon, terus berinovasi dan mengeluarkan beraragam bentuk anti nyamuk baru. Pada 2001 lalu, produk anti nyamuk bakar Tiga Roda ini seluruhnya ditarik dari pasar oleh produsennya, PT Sinar Plataco karena mengandung sulfur yang membahayakan ekosistem dan manusia. 

putus-hubungan-dengan-nyamuk

Tidak hanya Tiga Roda yang sanggup mengusir nyamuk, Sari Puspa (sekarang bernama Soffell) bahkan sanggup membuat kita putus hubungan dengan nyamuk. Slogan yang dibawakan dr. Lula Kamal inimemperlihatkan wajah sang model menggerakkan jari tangannya seolah-olah sedang menggunting sembil berkata, “Putus hubungan dengan nyamuk." Iklan yang terkenal di era 1997-1998 inidisukai banyak orang karena sederhana dan mudah diingat, bahkan tidak sedikit yang menirukannya dalam percakapan sehari-hari.

11. Mau? (Tri)

mau

mau

Sebelum kartu perdana GSM ini diluncurkan, billboardnya lebih dulu terpasang di beberapa titik pusat kota. Tulisan yang tertera di billboard pun cukup unik, hanya ada kata "Mau?" dengan huruf besar dan angka 3 di bagian kanan bawah, backgroundnya pun berwarna hitam solid. Beberapa waktu kemudian terkuaklah apa itu Tri dan rupanya kata "Mau?" yang tertera bermaksud menawarkan layanan Kartu Perdana GSM ini. Saat MU akan berkunjung ke Indonesia pun, Tri yang merupakan official sponsor ini menggunakan poster yang memajang foto para bintang dan pelatih, dimana para bintang tersebut menyodorkan kartu perdana Tri seolah bertanya,"Mau?" 

gsm-yang-baik

Tak kalah unik dari Tri, Axis pun tampil dengan slogannya "GSM yang Baik". Axis menawarkan tarif telepon, sms, dan internet dengan harga yang cukup terjangkau hingga ke kalangan menengah ke bawah kala itu. Keunggulan yang diangkat oleh AXIS adalah promo GPRS, SMS, dan telepon murah ke lain operator. Hal ini membuat orang yang tadinya terkendala biaya untuk berkomunikasi dengan adanya Axis biaya bukan lagi masalah.

12. Big Choices, Big Deals (Blibli.com)

big-choice-big-deals

Blibli.com diambil dari kata “beli beli”, dimana situs ini memilikikonsep jual beli online tetapi ala mall. Mengusung tagline “Big Choices Big Deals”, blibli.com ingin memberikan pilihan bagi siapapun, baik ibu rumah tangga, pelajar, atau karyawan kantoran, yang ingin berbelanja dengan praktis, cepat, hemat, dan tidak perlu khawatir lagi soal penipuan. Selain memiliki banyak pilihan barang, blibli.com juga mempersilakan siapa saja untuk menjualkan barangnya di blibli.com dengan syarat yang cukup ketat, seperti lampiran scan KTP, KK, nomor rekening dan lain lain. Jadi, berbelanja di blibli.com merupakan pilihan yang tepat.

jual-beli-bagus

toko-bagus

Berbeda dengan blibli.com yang lebih fokus pada penjualan produk yang dikelolanya sendiri, situs tokobagus.com yang hadir pada tahun 2005 merupakan situs pusat jual beli on-line terbesar di Indonesia yang memiliki 100.000 pengunjung setiap harinya. Komposisi slogan tokobagus.com menyerupai blibli.com dimana kata-kata yang tersusun memiliki rima, "Jual beli bagus, ya di Toko Bagus." Karena kala itu tokobagus.com cukup populer sebagai situs untuk menjual barang-barang second, maka akhirnya muncul meme yang cukup populer di kalangan anak muda, "Jomblo? Di toko bagusin aja", atau, "punya mantan? di toko bagusin aja", dan seterusnya.

Permalink


IS Creative

About the author

IS Creative

IS Creative adalah sebuah agensi kreatif multi-disiplin yang fokus kepada komunikasi visual, desain identitas brand/merek, dan juga multimedia. Kami telah membantu banyak klien-klien untuk mencapai tujuan bisnis mereka dan meningkatkan kualitas citra brand/merek mereka dalam berbagai macam hal. IS Creative selalu berusaha sebaik mungkin untuk menghasilkan karya-karya yang unik dan berkualitas pada setiap proyek kami.